Dia mulai diperhatikan,
Dia mulai berpenghidupan layak,
Ketika terbuka peluangku mengajar di salah satu sekolah terbaik,
aku ditawari upah yg cukup,
Tapi maaf aku bergegas pergi,
karena masih berlawanan dengan pendirian hati ini,
Dia ga perlu Tanda Jasa,
karena Tuhan telah memberkahinya,
Dia perlu untuk dihargai prestasinya mensukseskan muridnya
"Sertifikasi" itu buta,
hanya memuaskan ekonomi dan tidak menyentuh kekurangan,
Jangan paksakan Dia yang berprestasi masuk ke dalam Manajerial
tapi berilah ruang kesejajaran baginya
sejajar seperti para manajerial,
Beri dia Penghormatan dan Penghargaan, agar dia tenang berekspresi,
tetap mengajar sehingga semua muridnya berprestasi,
Kapan seorang guru/dosen bisa dikatakan spesialist?????
Jika Dia seorang Specialist pencetak murid berprestasi, dan
dengan prestasinya itu dia berdiri gagah sejajar kepala sekolah atau dekan,
bukan beralih dari muridnya dan masuk kedalam manajeriaL!!!!!!!!!!!
JIKA ADA GURU SPECIALIST TERSEBUT,
DAN JIKA ITU AKU,
DENGAN YAKIN DALAM PENDIRIANKU,
AKU TETAP INGIN MENGABDI PENUH MENGAJAR,
KARENA AKU TAK INGIN TINGGALKAN MURIDKU.
Sertifikasi itu omong kosong dalam hati seorang OKTA,
Sekali lagi kukatakan sertifikasi itu buta,
Sertifikasi dengan pemenuhan dokumen-dokumen yang dikerjakan dalam waktu singkat??????
Bagaimana bisa seorang guru yang hanya membawa 1 buah buku lusuh, ketika mengajar hanya mendikte, dan melakukan hal yang sama selama puluhan tahun mendapat Sertifikasi????
Sedangkan seorang Guru muda yang sangat kreatif, variatif, penuh ide cemerlang, disukai murid, bahkan membawa muridnya berprestasi TIDAK BISA dapat Sertifikasi hanya karena baru 2 tahun mengajar atau baru 1 tahun diangkat TETAP????
MIRIS....
SELAMAT BERJUANG "KAWAN", KALIAN ORANG MULIA,
NIKMATILAH KEBAHAGIAAN EKONOMI ITU,
KARENA KALIAN PANTAS, SETELAH SEKIAN LAMA TERSISIH,
SUDAHLAH, MUNGKIN AKU ORANG BODOH YANG SENDIRIAN BERTERIAK,
BERTAHAN KERAS ATAS PENDIRIANKU,
MELAWAN ARUS,
BIARLAH SEMUA TERTAWA
AKU,
ENTAH SAMPAI KAPAN,
TAPI AKU MULAI IKHLAS MELEPAS CITA-CITA,
PENDIRIAN INI MEMBAWAKU KEDUNIA YANG BERBEDA,
DAN AKU TAK PERNAH BERUBAH,
SEMAMPUKU AKU AKAN BERPOSISI SEBAGAI MANUSIA YANG INGIN BERBAGI PENGETAHUAN SEBAGAIMANA TUJUAN HIDUP SEORANG GURU MENGAJAR .
Ketika terbuka peluangku mengajar di salah satu sekolah terbaik,
aku ditawari upah yg cukup,
Tapi maaf aku bergegas pergi,
karena masih berlawanan dengan pendirian hati ini,
Dia ga perlu Tanda Jasa,
karena Tuhan telah memberkahinya,
Dia perlu untuk dihargai prestasinya mensukseskan muridnya
"Sertifikasi" itu buta,
hanya memuaskan ekonomi dan tidak menyentuh kekurangan,
Jangan paksakan Dia yang berprestasi masuk ke dalam Manajerial
tapi berilah ruang kesejajaran baginya
sejajar seperti para manajerial,
Beri dia Penghormatan dan Penghargaan, agar dia tenang berekspresi,
tetap mengajar sehingga semua muridnya berprestasi,
Kapan seorang guru/dosen bisa dikatakan spesialist?????
Jika Dia seorang Specialist pencetak murid berprestasi, dan
dengan prestasinya itu dia berdiri gagah sejajar kepala sekolah atau dekan,
bukan beralih dari muridnya dan masuk kedalam manajeriaL!!!!!!!!!!!
JIKA ADA GURU SPECIALIST TERSEBUT,
DAN JIKA ITU AKU,
DENGAN YAKIN DALAM PENDIRIANKU,
AKU TETAP INGIN MENGABDI PENUH MENGAJAR,
KARENA AKU TAK INGIN TINGGALKAN MURIDKU.
Sertifikasi itu omong kosong dalam hati seorang OKTA,
Sekali lagi kukatakan sertifikasi itu buta,
Sertifikasi dengan pemenuhan dokumen-dokumen yang dikerjakan dalam waktu singkat??????
Bagaimana bisa seorang guru yang hanya membawa 1 buah buku lusuh, ketika mengajar hanya mendikte, dan melakukan hal yang sama selama puluhan tahun mendapat Sertifikasi????
Sedangkan seorang Guru muda yang sangat kreatif, variatif, penuh ide cemerlang, disukai murid, bahkan membawa muridnya berprestasi TIDAK BISA dapat Sertifikasi hanya karena baru 2 tahun mengajar atau baru 1 tahun diangkat TETAP????
MIRIS....
SELAMAT BERJUANG "KAWAN", KALIAN ORANG MULIA,
NIKMATILAH KEBAHAGIAAN EKONOMI ITU,
KARENA KALIAN PANTAS, SETELAH SEKIAN LAMA TERSISIH,
SUDAHLAH, MUNGKIN AKU ORANG BODOH YANG SENDIRIAN BERTERIAK,
BERTAHAN KERAS ATAS PENDIRIANKU,
MELAWAN ARUS,
BIARLAH SEMUA TERTAWA
AKU,
ENTAH SAMPAI KAPAN,
TAPI AKU MULAI IKHLAS MELEPAS CITA-CITA,
PENDIRIAN INI MEMBAWAKU KEDUNIA YANG BERBEDA,
DAN AKU TAK PERNAH BERUBAH,
SEMAMPUKU AKU AKAN BERPOSISI SEBAGAI MANUSIA YANG INGIN BERBAGI PENGETAHUAN SEBAGAIMANA TUJUAN HIDUP SEORANG GURU MENGAJAR .
By: Okta Fajar Gunawan
No comments:
Post a Comment