Laman

9 Feb 2011

Ku mencintaimu utuh tak terbagi…

Jadilah engkau milikku slalu... utuh
Tanpa tersentuh.... cuma aku

Jika ada yang bertanya, bagaimana aku memandang perkara jodoh, maka akan ku jawab, bagiku sama saja kau menanyakan keyakinanku tentang kematian..

Jodoh dan kematian adalah rahasia-Nya yang tersembunyi dalam tabir keghaiban-Nya, dan tersimpan dengan indah dalam tiap lembar daun di lauhul mahfuzh..

Lalu apa yang ku khawatirkan?
Dan kenapa pula ku harus mengejar?
Tidak, aku tak sudi... Aku akan terus berusaha tanpa harus mengejar.

Aku takan pernah mengobral murah keyakinanku untuk hal yang aku sendiri tak yakin kehakikiannya?
Pahamkah maksudku?

Ku tanya padamu, pernahkah kau jatuh cinta?
Ku akui, akupun juga… Tapi tak pantas bagi kita mengumbar rasa itu.. Rasa yg entah akan berlabuh di mana? Lalu pikirkan, jika dia yang kau cinta, yang mengganggu tidurmu, membuatmu merintih karena rindu, ternyata bukan atau mungkin tak kan pernah menjadi pendampingmu, atau bukan kau yang dia pilih?
Tak malukah kau?

Lalu, apa masih mampu kau tatap wajah pasanganmu kelak dengan cinta yang seutuhnya jika ternyata dulu kau pernah menaruh separuh hatimu pada yang lain… Wahai para wanita, tak cemburukah kau? Tak cemburukah kau jika saat ini lelaki yang  kelak akan memilihmu sedang menyerahkan hatinya pada wanita selainmu, namun ternyata kau yang akan dipinangnya.

Tak sakit hatikah bila ketika bersamamu, ternyata dia tengah membandingkanmu dengan sosok lain dalam hatinya?
Tak sedihkah?
Tak sakitkah?
Tak cemburukah?
Jika kau menjawab 'ya' maka, itu pula yang mungkin lelaki, rasakan..

Takkan pernah bosan ku ingatkan, bahwa yang akan berlaku tetaplah ketetapan-Nya…. Sekuat apapun usaha kalian jika tak sejalan dengan kehendak-Nya, maka tak akan pernah terjadi.. . Lalu,
buat apa kau mubazirkan waktumu?
Untuk apa Kau kuras energi?
Kerana apa kau habiskan airmatamu....?
untuk orang yang belum tentu menjadi milikmu?
Untuk apa?

Dan ku katakan padamu. Mungkin aku yang akan memilihmu sebelum ku cinta saat itu. Tapi ketahuilah, karena kau ku pilih, aku mencintaimu... Bukankah jatuh cinta adalah sebuah proses?
Akan ada sebab, akan ada hal yang membuatku jatuh cinta padamu, dan kau pun akan mencintaiku.. Dan ketika itu terjadi, semua telah terangkai dengan indah dalam kerangka kehalalan, dalam ikatan pernikahan yang disebut mitsaqan ghalizhan..

Dan tak akan pernah ada ragu ku katakan kuserahkan cintaku UTUH TAK TERBAGI, padamu.. Hanya padamu.. ya, hanya padamu dan untukmu….

Mengapaaaaaa aku beginiiiiiii
Jangan kau pertanyakan.....

1 comment:

Anonymous said...

perenungan yg bagus banget..^^

Post a Comment