Tadi sore dapet SMS, dari salah seorang teman. Sebenarnya dia sudah ku anggap sebagai kakakku sendiri. Teh N**a namanya. Aku kenal dekat dengannya saat pertama kali menginjakkan kaki di Bandung. Dia adalah kakak dari sohibku W***u, yang sekarang sedang meneruskan S2 di Korea dengan jalur beasiswa (N**... kamu bikin aku iri deh, semoga aku juga bisa ngelanjutin S2 dengan jalur beasiswa..Amin..)
Teh N**a :
"Assalamualaikum De, tadi teteh ada info tanggal 12 -13 Februari ada malam muhasabah jam 19.30 temanya tentang jodoh, dan tanggal 13 jam 8 pagi ada kajian jelang nikah sekaligus acara ta'aruf. Insya Allah Teteh mau ikutan acara diatas.Sekedar info buat kamu, kalo kamu mau ikut sms Teteh ya.."
Aku :
"Waalaikumsalam Wr. Wb.. Teh N**a, wah infonya menarik sekali Teh. Ade jadi pengen ikutan. Sukron\'
Sebenernya apa sie ta'aruf itu?Setelah googling di Mbah Google, dan membaca beberapa artikel. Dapat disimpulkan bahwa :
Ta'aruf berarti kegiatan bersilaturahim, buat jaman sekarang namanya berkenalan bertatap muka, ta'aruf juga bisa bertujuan untuk mengenalkan kedua belah pihak yang hendak di jodohkan agar saling mengenal. Biasanya pada tahap awal mereka memberikan biodata masing-masing, yang tujuannya adalah untuk mendeskripsikan si pelaku ta'aruf secara jujur, rinci dan sistematis. Selain itu si pelaku juga dapat memperkenalkan diri dengan orang tua, atau bertanya pada lingkungan sekitarnya juga merupakan perkara yang baik, asal jangan keluar dari tuntunan Islam, tapi untuk ukuran jaman sekarang terkadang orang ga mau tuh yang namanya langsung di jodohin, mereka lebih suka pacaran. siapa sie yang ga suka pacaran? dan siapa sie yang ga tau makna pacaran?, mungkin alasannya beragam, ada yang bilang" ini kan udah bukan jaman Siti Nurbaya lagi, ga perlu lah ada perjodohan" atau ada yang bilang "kan kalo pacaran lebih seru bisa buat cerita ke anak cucu." whats??seru-seruan yang gimana nih??
Sebagai sarana obyektif dalam melakukan PDKT, ta'aruf sangat beda dengan pacaran, dan ta'aruf ini memang di perintahkan oleh Rasulullah SAW bagi pasangan yang ingin menikah. Perbedaan nya kalo pacaran itu lebih kepada kenikmatan sesaat, mendekati pada zina dan maksiat. Nah kalo ta'aruf sendiri tujuannya memang untuk mengetahui kriteria calon pasangan.
Diperlukan kejujuran antara kedua belah pihak, boleh bertemu muka alias pacaran tapi asal ada wali/salah satu keluarga, karena jelas bahwa " Tidak ada diantara dua manusia laki-laki dan perempuan yang sedang bersama kecuali yang ketiganya adalah syetan" dan memang benar adanya iblis itu begitu kuat mengoda setiap hati manusia untuk berbuat pelanggaran2 yang sudah digariskan oleh Allah. ( namanya juga syaiton nirrojim).
Untuk itu pacaran secara Islami memang tidak ada, dan kalau di lihat lebih jauh, pacaran gaya remaja sekarang itu banyak mudharat nya, setuju ga? coba deh simak lagi ayat dari Al-Qur'an yang artinya " katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman : hendaklah mereka menahan pada pandangannya, dan menjaga kehormatannya, ( karena ) yang demikian itu lebih suci bagi mereka, Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kejakan."( QS An-Nuur:30 ) dan " katakanlah kepada wanita yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya, menjaga kehormatannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa nampak dari padanya" ( QS An-Nuur:31 ).
Btw ga kerasa udah pagi...Time to sleep...Semoga mimpi indah.... (untuk diriku tentunya...heee...)
Berharap nantinya aku dapat bertemu dia atas ijin dan ridho-Nya. amin.
No comments:
Post a Comment